Pulukan, 14 Maret 2025. Kebersamaan dan keharmonisan dalam kegiatan persembahyangan bersama menyambut Rahina Purnama Sasih Kesanga. Kegiatan ini dilaksanakan di Padmasana Kantor Perbekel Pulukan dan dipimpin langsung oleh Perbekel Pulukan, diikuti oleh perangkat desa yang beragama Hindu.
Rahina Purnama Sasih Kesanga merupakan salah satu hari suci dalam penanggalan Bali yang memiliki makna spiritual yang dalam. Pada hari ini, umat Hindu melakukan persembahyangan sebagai wujud rasa syukur dan permohonan keselamatan kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara warga desa.
Perbekel Pulukan, selaku pemimpin persembahyangan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban agama, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat solidaritas antar perangkat desa. "Kita harus selalu menjaga kerukunan dan kebersamaan, baik dalam kehidupan beragama maupun bermasyarakat," ujarnya.
Seluruh perangkat desa yang beragama Hindu hadir dengan khidmat mengikuti rangkaian persembahyangan. Mereka mengenakan pakaian adat putih-kuning sebagai simbol kesucian dan ketulusan dalam menjalankan ibadah. Suasana khusyuk terasa sepanjang acara, dipadu dengan gemericik air dan wewangian dupa yang menambah khidmatnya persembahyangan.